10 Rahasia Seorang Ibu yang Tidak Pernah Dibicarakan Kepada Anaknya
“Kasih
ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah” tentunya
pepatah yang satu ini sudah tidaklah asing lagi bagi kita. Apapun yang terjadi ibu pasti akan
selalu mencintai anaknya, walaupun anaknya akan memberikan perlakukan yang
berbeda. Ya, tanpa mengenal pamrih, seorang ibu akan berusaha membahagiakan
anak-anaknya, walaupun ia harus mengorbankan semua yang ia miliki.
Sembilan bulan mengandung, kemudian
melahirkan dengan susah payah hingga mempertaruhkan nyawa, tidak ada
pengorbanan yang lebih besar daripada pengorbanan seorang ibu. Sehingga
tidaklah salah bila kita sebagai seorang anak, membayar semuanya, bukan dalam
bentuk materi saja, tetapi juga dalam bentuk kasih sayang yang berlimpah dan
tidak akan pernah habis.
Ibu memang tidak akan pernah
menuntut apapun kepada anak-anaknya, tapi kamu harus tahu dalam hatinya ia
ingin kamu memberi perhatian kepadanya, walaupun hanya sekadar dalam ungkapan
kata-kata “Aku sayang Mama” setiap harinya. 10 hal yang tidak pernah
dibicarakan oleh seorang ibu kepada anaknya ini mungkin akan menjadi alasan
kenapa mulai sekarang kamu harus bersikap hormat dan patuh terhadap wanita yang
telah melahirkan dan membesarkanmu itu.
1. Setiap
saat kamu selalu membuat ibumu menangis.
Dia menangis saat tahu dirinya
hamil. Dia menangis saat melahirkanmu. Dia menangis saat pertama kali
melihatmu. Dia menangis karena bahagia. Dia menangis karena ketakutan. Dia
menangis karena khawatir. Dia menangis karena rasa cintanya kepada kamu
sangatlah dalam. Dan dia pun rela menanggung semua rasa sakit yang kamu
rasakan.
2. Dia
hanya mengharapkan potongan terakhir dari sebuah kue. Tapi, ketika dia
melihatmu makan dengan begitu lahap, maka potongan kue untuknya pun akan
diberikan kepadamu. Tak peduli perutnya kelaparan yang terpenting kamu makan
dengan lahap itu sudah membuatnya kenyang.
3. Dia
selalu kesakitan Ketika kamu menarik rambutnya, dia merasa sakit. Ketika kamu
meraih tangannya dengan kuku tajammu, dia merasa sakit. Ketika kamu menggigitnya
saat sedang menyusui, dia merasa sakit. Mungkin kamu tidak ingat saat dalam
perut ibumu kamu selalu menendang perutnya, ia selalu merasa sakit. Belum lagi
ketika melahirkanmu, sakitnya melebihi apapun yang ada didunia ini.
4. Dia
selalu takut. Dari saat kamu ada dalam kandungannya, ia mengerahkan seluruh
kekuatannya untuk melindungimu. Ketika kamu sudah dewasa dan sering pulang
malam, dia setia menunggumu pulang hingga larut malam, padahal ia harus bangun
lebih pagi supaya bisa menyiapkan sarapan untukmu. Setiap malam ia selalu
memastikan apakah tidak ada nyamuk yang mengganggu tidurmu, atau bahkan kamu
kedinginan atau mengalami mimpi buruk.
5. Dia
tahu dia tidak sempurna. Setiap hari ia mencoba berusaha untuk menjadi ibu yang
baik. Dia membenci dirinya sendiri ketika tidak bisa menjagamu dengan baik. Dia
ingin menjadi ibu yang sempurna tapi karena dia juga hanya manusia biasa, dia
memang tidak bisa lepas dari kesalahan. Dia hanya menginginkan yang terbaik
untukmu.
6. Dia
selalu memastikanmu sudah tidur nyenyak. Dia selalu terbangun ketika kamu
menangis. Untuk membuatmu tertidur, ia melakukan apapun sebisanya, mulai dari
membuatkanmu susu hingga menyanyikan lagu untukmu. Lengannya mungkin akan
sangat lelah karena selalu menggendong kamu, punggungnya juga sangat sakit,
tapi dia tidak akan pernah melepaskanmu.
7. Selama
sembilan bulan ia selalu membawamu kemanapun ia pergi. Dia belajar untuk
menahanmu yang masih berada di dalam perutnya sementara ia harus tetap
membersihkan rumah, menyiapkan makanan dan lain sebagainya. Kamu merasa nyaman
dipelukannya, dia tahu hal itu, sehingga ia pun akan memelukmu sesering dan
selama yang kamu butuhkan.
8. Ia
akan merasa sangat terluka ketika melihat kamu menangis. Baginya tidak ada
suara sesedih tangisanmu, atau tidak ada yang lebih mengerikan daripada air
mata yang jatuh ke pipimu. Dia mengerahkan semua yang ia bisa untuk
menghentikanmu menangis. Hatinya akan merasa hancur berkeping-keping setiap
kali melihatmu menangis.
9. Dia
akan selalu mengutamakanmu. Dia pergi tanpa makan, tanpa mandi, dan tanpa
tidur. Dia selalu mencoba untuk memenuhi semua kebutuhanmu dibandingkan
kebutuhan dirinya sendiri. Dia akan menghabiskan sepanjang harinya untuk
memenuhi kebutuhanmu dan pada akhirnya ia tidak akan memiliki energi untuk
mempersiapkan semua kebutuhannya. Dan di hari berikutnya dia akan bangun dan
melakukannya lagi karena kamu sangat berarti untuknya.
10. Dia
tidak akan pernah berhenti menjaga anaknya. Menjadi
seorang ibu adalah salah satu pekerjaan yang paling sulit dilakukan. Kamu
menangis, kamu terluka, kamu mencoba, kamu gagal, kamu bekerja, dan kamu
belajar. Tapi, ketika menjadi seorang ibu kamu juga akan mengalami lebih banyak
sukacita. Meskipun harus menahan rasa sakit, bangun tiap malam, menyiapkan
makanan, menangis karena kamu memarahinya, ibumu akan terus melakukannya.

Comments
Post a Comment